Astaghfirullah,, Astataghfirullah, Astaghfirullah
Rabbighfirliy...
Dunia yang fana kadang melenakan,
padahal Ia hanyalah ujian
Jebakan syaitan,
Menggelincirkan,
Membuai dengan rayuan,
Perlahan-lahan,
dan....
Tiba-tiba saja jiwa telah terjebak terperdaya
terjerumus dalam kubang dosa...
Ya Allah...
Wahai Allah Ya Ghaffaar, Yang Maha Pengampun..
Tak ada yang kuiinginkan selain AmpunanMu
Ampuni dosa, khilaf dan lalaiku
Yaa Muqalibal quluub
Tsabbit Qalbiy 'aladdiinik
Minggu, 20 April 2014
Selasa, 17 Desember 2013
Happy Buat Camilan dengan Happy Call :)
Pertama kali datang ke korea, alat masak yang pertama kali terpikir untuk dibeli adalah Happy Call. Alasannya tentu saja karena murah meriah jika beli disini, dan juga fungsinya yang katanya serba guna itu. Bisa untuk masak sekaligus manggang buat bikin kue. Hemat kan? ^^
Kalau saya sendiri, HC seringnya dipakai untuk buat camilan-camilan seperti martabak, bolu pisang, muffin, dan kue kering (nastar dan putri salju). Jadi walaupun ga punya oven, masih bisa berkreasi dengan si HC ini ^^v
Dan....
ini hipotesis dari riset kecil-kecilan yang selama ini dilakukan di dapur ^^ :
Tips Membuat Kue kering
- Tak perlu memanaskan HC terlebih dahulu, karena nanti jadi gosong bagian bawah kuenya
- HC harus tertutup rapat
- Gunakan api kompor yg paling kecil
- Cek sesekali bagian bawah kue kering, ketika sudah kecoklatan bisa diangkat (15 menit-20 menit)
Tips Membuat Martabak Manis
- Panaskan HC
- Jangan tutup rapat HC
- Gunakan api paling Kecil
- Angkat jika sudah Matang
Tips Membuat Muffin dan Cake:
- Panaskan HC sebentar saja
- Adonan jangan melebihi 3/4 tinggi HC
- Gunakan api yang paling kecil
- Tutup Rapat HC
- Lama memanggang sekitar 20 menit, bisa dicek dengan tusukan sate
semoga bermanfaat :)
Selasa, 01 Oktober 2013
Fabric Flower
Selama beberapa bulan tinggal di Korea, rasanya ada yang hilang, karena perlengkapan craft di Indonesia tak terbawa. Di korea dunia fashion dan asesoris begitu semarak. Di sekitar rumah kita bisa menemukan studio-studio kecil hobi berjamur dimana-mana, seperti knitting, fabric flower, kerajinan felt dan lain sebagaimnya.
Akhirnya untuk 'me time', saya membeli beberapa perlengkapan fabric flower (yang tiba-tiba saya senangi setelah melihat gambar-gambar yang ada di pinterest).
Dan.. inilah sebagian karya bros-bros kecil yang telah dibuat selama kehamilan putri kedua :)
Akhirnya untuk 'me time', saya membeli beberapa perlengkapan fabric flower (yang tiba-tiba saya senangi setelah melihat gambar-gambar yang ada di pinterest).
Dan.. inilah sebagian karya bros-bros kecil yang telah dibuat selama kehamilan putri kedua :)
![]() |
| Nuansa Coklat |
![]() |
| Nuansa Hijau |
![]() |
| Nuansa Ungu |
![]() |
| Nuansa Pink |
Jumat, 11 Januari 2013
Ibu Sofia, Terlantar di Bandara King Khalid
Suatu malam
ketika kami akan berangkat menuju Cheng Du, China..
@King Khaled Airport
Riyadh, Januari 2012
Suami sedang
melakukan check In. Saya dan aufa (yang
sedang tertidur), seperti biasanya menunggu di bagian belakang antrian.
Banyaknya TKW yang hilir mudik sudah menjadi pemandangan biasa di bandara
ini. Namun, saat itu pandangan saya
tertuju pada salah seorang Ibu yang sendirian duduk bagian belakang. Tangan kanannya memegang tiket sedang tangan
kirinya penuh dengan beberapa tas jinjing.
Akhirnya saya-yang ketika itu sudah tak tahan berdiri, memutuskan untuk
duduk didekat sang Ibu.
Seperti biasa,
saya mengucapkan salam padanya. Setelah
itu obrolan kami berlanjut, saling berkenalan, menyebutkan nama dan asal kota
di Indonesia. Sang Ibu bernama Sofia,
berasal dari Jawa Barat. Bu Sofia pun
bercerita bahwa Ia ketinggalan pesawat menuju Jakarta, dan majikannya tak mau
tahu akan keadaannya. Tangan sang Ibu
sesekali memegang perutnya.. sambil merintih kesakitan… Ia meminta izin pulang pada majikannya, karena sakit yang Ia derita tak kunjung terobati. Sang majikan enggan membawanya ke rumah sakit. Sementara di rumah Ia tak bisa bekerja dengan baik. Begitulah, kisahnya Ia ceritakan pada saya. Sementara itu kawan-kawan sesama TKW di bandara pun tak tahu harus bagaimana membantu ibu
Sofia ini. Mereka hanya memandangi sang Ibu, lalu kembali mengurusi urusannya
masing-masing, kebahagiaan terpancar dari wajah mereka, karena tak kurang dari
beberapa jam lagi akan bertemu dengan sanak saudara mereka…
Tapi bagaimana
dengan sang Ibu…? T.T
Allahu, Apa yang
bisa kami bantu untuk sang ibu ini?
Saya akhirnya
meminta suami untuk menanyakan perihal tiket ini pada petugas check In, apakah
ini termasuk tiket yang bisa diubah waktunya atau tidak. Ternyata setelah suami
bertanya pada petugas, tiket ibu sofia ini adalah tiket yang tidak bisa diubah waktu
penerbangannya. Berarti Ibu Sofia ini
harus beli tiket lagi untuk pulang ke Jakarta, akan tetapi Ia sama sekali tak
punya uang, sedangkan majikannya tak mau peduli keadaannya.
Akhirnya suami saya
menawarkan sang ibu untuk menghubungi pihak KBRI, bu sofia pun menyetujuinya,
akhirnya suami memberi nomor kontak salah satu petugas KBRI. Kami pun mencoba memberitahu pihak terkait
untuk menolong Ibu Sofia ini…
Kami mencoba
menenangkan sang Ibu, dan meminta maaf
tak bisa membantu banyak…
Kami pun
melangkahkan kaki menuju lokasi boarding pesawat..
Hati saya tak
tenang, memikirkan bagaimana nasib Ibu Sofia…
@Cheng Du
Akhirnya kami
mendapat email, bahwa Ibu sofia sudah dijemput pihak KBRI, Alhamdulillah..
Tulisan ini
hanya menceritakan satu dari sekian ribu permasalahan TKW di Saudi Arabia,
cerita pilu lebih banyak kita saksikan dan dengarkan dari para TKW di
penampungan...
Raut wajah yang
kontras berbeda,
ketika mereka akan berangkat ke Negara tujuan…
begitu sumringah,
wajah-wajah mereka
penuh akan harap
Akan tetapi di
penampungan, tak kami temukan wajah-wajah itu…
Yang kami
temukan hanyalah raut wajah yang menyiratkan penderitaan dan kesedihan…. T.T
Tepatlah keputusan
pemerintah untuk menghentikan pengiriman TKW ke Saudi.
Rabu, 09 Januari 2013
Palestina, Syria, Saudi dan Korea
Terakhir kali ketika Gaza diserang, kami sedang berada di Saudi. Dimana demontrasi atau aksi-aksi semacam itu bukanlah hal yang lazim
dilakukan.
WAMY ketika itu mengadakan munasharah Palestina hanya didalam gedung,
dalam bentuk ceramah umum dari beberapa syekh.
Diantara para panitia, ternyata terdapat banyak anak-anak muda yang
menjadi volunteer saat itu, alhamdulillah J
Masyarakat Saudi, pada umumnya menunjukan solidaritasnya dalam bentuk pembacaan
qunut di masjid-masjid, penggalangan
dana dan ceramah-ceramah.
Ketika tragedi di Syria, qunut dibacakan oleh imam pada shalat wajib di
hampir seluruh masjid di Saudi. Rasa-rasanya
baru kali ini, hampir setiap hari saya mendengar getar doa qunut para imam masjid…
Dan begitulah sunnah rasulullah,
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَنَتَ شَهْرًا
يَلْعَنُ رِعْلاً وَذَكْوَانَ وَعُصَيَّةَ عَصَوُا اللَّهَ وَرَسُولَهُ
"Sesungguhnya Nabi shallallahu alaihi wa sallam melaksanakan qunut selama sebulan. Beliau melaknat (suku) Ri’l, Dzakwan dan Ushayyah. Mereka telah bermaksiat kepada Allah dan Rasul-Nya." (Muttafa ’alaih)
"Sesungguhnya Nabi shallallahu alaihi wa sallam melaksanakan qunut selama sebulan. Beliau melaknat (suku) Ri’l, Dzakwan dan Ushayyah. Mereka telah bermaksiat kepada Allah dan Rasul-Nya." (Muttafa ’alaih)
Alhamdulillah, walaupun tak bisa melakukan aksi serupa seperti di tanah
air. Gema ukhuwah Islamiyah itu begitu terasa…
Korea 2012,
November lalu Palestina kembali di bombardir oleh Israel Laknatullah
Aksi menentang kekejaman Israel pun bermunculan di berbagai Negara, tak
terkecuali Negara-negara minoritas muslim.
Ingin rasanya ikut aksi seperti
teman-teman di Indonesia dan di tempat2 lainnya…
Saya pun mencari-cari adakah aksi serupa yang akan dilakukan di korea
Kemudian, saya menemukan blog ini:
saya pun berkorespondensi dengan mereka
Alhamdulillah mereka berencana untuk melakukan aksi solidaritas untuk
palestina…
Dengan semangat 45, saya, suami dan putri kecil kami berangkat menuju ibu
kota
04.00 pm
Kami datang di tempat start aksi… namun kami terlambat, seharusnya kami
datang setengah jam sebelumnya…
Kami tak menemukan siapa pun disana...
Akhirnya kami berjalan menuju city hall-tempat berakhirnya aksi yang berada tak jauh dari tempat semula..
Karena cuaca yang dingin menusuk, akhirnya kami masuk ke gedung
perpustakaan untuk sekedar menghangatkan diri..
Disana kami mencoba menghubungi PJ aksi via FB namun tak ada balasan…
Kami pun kembali keluar menembus udara dingin, mencari-cari dimanakah
mereka??
Yang kami dapatkan hanya sekumpulan pekerja yang juga melakukan aksi
demonstrasi menuntut hak mereka…
06.00 pm
Tibalah waktu dimana kami harus mengejar kereta meninggalkan seoul,
akhirnya dengan berat hati, kamipun kembali ke Daejeon
Sesampainya di rumah, kami mencoba update berita dari page intifada
korea,
ternyata tempat aksi mereka itu sangat dekat dengan perpustakaan,
qadarullah kami tak menemukannya…
Sedih… tak bisa ikut serta…
Namun, kegembiraan tak lama kemudian saya rasakan…
Karena gencatan senjata akhirnya diberlakukan…
Dan karena saya menyadari diantara para penggiat intifadakorea itu adalah
muslim…
Terakhir, satu video ini yang membuat hati saya meleleh haru,
masyaAllah…
seorang pemuda muslim korea berkata
“aku ingin sekali pergi ke palestina, dan aku akan berperang bersama
mereka”
Palestina,
Bumi ribath, bumi jihad yang senantiasa memompakan semangat juangnya pada
setiap mukmin di bumi ini,,
Save Syria, Free Palestine!!
“Perumpamaan orang-orang mukmin dalam berkasih sayang bagaikan satu tubuh, apabila satu anggota badan merintih kesakitan maka sekujur badan akan merasakan panas dan demam”. (HR. Muslim).
Rabu, 26 Desember 2012
Ukhuwah fillah
Ada rasa rindu,
Rindu yang menyesakkan dada,
Kerinduan yang sangat pada haramain,
dua dari tiga tempat yang Allah anjurkan
setiap muslim untuk mendatanginya
Disana,
ada pengalaman ruhiy yang tak akan pernah kita dapat di belahan bumi
manapun…
Ka’bah, Safa, Marwah, Thaif, Gua Hira, Raudhah, Baqi, Bukit Uhud, Padang
Arafah,
Allahu Akbar!
Disanalah
kita merasai, memaknai perjuangan Rasul dan
para sahabat lebih dalam
Madinah,
Sepanjang mata ini memandang setiap sudut kotanya, rekaman kisah
Rasulullah dan para sahabat rasa-rasanya begitu nyata dihadapan mata,,,
Cita rasa ruhiyah yang tak dapat diungkapkan dengan kata-kata
Yang membuncah, memenuhi seluruh
relung hati,
Rasa yang tak bisa kita rasakan di belahan bumi manapun selain di
Haramain…
Allahu Akbar!
Ada rasa rindu…
Rindu akhwat-akhwat shalehah nun jauh di
Saudi sana..
kilasan wajah-wajah mereka berkelebat bergantian senantiasa menghiasi
hari-hariku disini
hari-hari mereka selalu ramai dengan majelis-majelis ilmu,
Aku rindu berada diantara mereka, tertawa bersama, menangis bersama…
Mereka yang senantiasa mengajari aku, membimbingku agar dewasa dalam
mengarungi episode kehidupan ini,
‘lihatlah segala sesuatu dari kacamata
keimanan!’ itulah jargon yang kerapkali diucapkan…
Terima kasih ya Allah telah mempertemukanku
dengan mereka,,
Ada haru…
Selalu ada saudara seiman yang Allah
siapkan,
Di bumi Allah manapun kita berpijak,
Selalu ada cerita tentang semangat
da’wah dan tarbiyah yang mengharu biru
Melukiskan warna tersendiri dalam nuansa hati
tak ada sekat-sekat teritori, tak
ada kendala-kendala lughawiy,
yang ada adalah ikatan ukhuwah islamiyah yang menghujam di dasar hati,
Bahwa
kita tak sendiri
di Palestina, Syria, Mesir, Turki, dan di belahan bumi lainnya,
ketahuilah, mereka sedang
bergerak, kemudian berlari
tuk menjadi ustadziatul ‘alam…
lalu dimanakah aku? Kita?
Tidak!
Tidak ya Rabb, jangan biarkan hambamu ini hanya menjadi sekedar
penonton..
Tetapi,
Tetapkan aku dalam barisan ini, di jalan
yang Engkau Ridhai
-Aamin-
“Ruh-ruh itu seperti
tentara yang berhimpun yang saling berhadapan. Apabila mereka saling mengenal
(sifatnya, kecenderungannya dan sama-sama sifatnya) maka akan saling bersatu,
dan apabila saling berbeda maka akan tercerai-berai.” (HR Musllim)
Sabtu, 15 Desember 2012
Allah Maha Tahu yang Terbaik untuk Hamba-Nya….
Ketika musim dingin tiba setiap
akhir tahun di bumi Riyadh, saya sangat senang. Tak ada suara berisik AC,
kemudian Aufa tidur sangat lelap, bahkan
jarang sekali terbangun di malam hari. Walaupun usianya tahun lalu masih 19-20
bulan, dia sudah tak pernah meminta minum susu di malam hari.. karena makannya
yang sangat lahap di siang harinya. Ibu
mana yang tak senang ketika sang anak makannya lahap?!
Namun Saat itu, hujan berdebu
terus menerus menerpa kota Riyadh, pertanda musim dingin kan usai, dan tak lama
lagi, musim panas akan menyapa… di musim peralihan dan musim panas biasanya
hampir semua orang nafsu makan mulai berkurang.
Begitu juga yang dialami oleh
Aufa, nafsu makannya mulai berkurang, beberapa kali saya selalu membujuk aufa agar
ia bisa makan lebih banyak, saya pun beberapa kali berhasil membujuknya,,,
Namun, apa yang terjadi?
Ternyata beberapa hari kemudian pup aufa tidak lancar,frekuensi pup
menjadi meningkat (3x sehari), namun sedikit dan keras…
Kemudian saya menemukan benjolan di perut kanannya setelah tiga hari
pupnya mengeras… akhirnya karena ingin tahu apa sebenarnya benjolan tersebut,
sore harinya kami pun pergi ke rumah sakit.
Di rumah sakit, dokter tak
menemukan benjolan tersebut, akhirnya dilakukan abdomenal x-ray. Setelah kami melihat hasilnya, ternyata
memang ada banyak feces di ususnya aufa.. dokter pun memberikan obat pencahar.
Resep dokter tidak kami berikan
pada aufa, karena kami yakin kondisi aufa belum begitu parah (pup nya masih
setiap hari walaupun keras dan sedikit2), dan insyaAllah dengan bahan-bahan
alami masih bisa diatasi.
Keesokan harinya, Alhamdulillah pup aufa sudah tak keras lagi…
------------------------------------------------------------------------------
Memandangi Aufa ketika terlelap,
saya betul-betul merasa bersalah, karena selalu membujuknya untuk makan lebih
banyak. Di musim dingin, aufa makan bisa
sampai 25 suap, namun di musim peralihan ini hanya 10-15 suap saja. Seharusnya diri ini bersyukur aufa masih
mau makan, 10 suap itu ternyata banyak,
jika dibandingkan dengan anak2 tetangga yang terkadang seharian tak mau makan…
Namun saat itu saya tak rela nafsu makan anak menurun, takut
anak jadi kuruslah, ketahanan tubuhnya menurun lah.. saya tetap menyuapinya dengan menu yang sama..
padahal musim sudah mulai berganti, dan begitu juga dengan kebutuhan tubuh kita…
Terkadang sebagai manusia, kita
selalu memandang yang terbaik dari sudut pandang kita, padahal bertentangan
dengan sunnatullah
Sesungguhnya Allah telah mengatur
semuanya, semuanya yang terbaik bagi hamba-Nya…
“Boleh
jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula
kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang
kamu tidak mengetahui.”
-Surah
Al-Baqarah ayat 216-
Katakanlah:”Perhatikanlah
apa yang ada di langit dan di bumi….”
-QS.Yunus:101-
“Sesungguhnya
dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang terdapat
tanda-tanda bagi orang yang berakal (cerdas). Yaitu orang-orang yang berdzikir
(mengingat) Allah dalam kondisi berdiri, duduk dan berbaring.
-Ali Imran:
190-191-
Langganan:
Postingan (Atom)






